Janji Gubernur

aldySekolah gratis merupakan salah satu program yang di canangkan oleh pasangan calon Gubernur Alex Noerdin dan Eddy Yusuf sebelum Pilkada Provinsi Sumatera Selatan 2008. Dengan program itu, pasangan yang akrab disebut Aldy ini menggalang kampanye diberbagai daerah untuk mengalahkan pasangan Syahrial Oesman dan Helmi Yahya. Dalam kampanyenya, Aldy menjanjikan bahwa seluruh sekolah negeri akan digratiskan mulai dari SD sampai SMA, seperti yang dilakukan Alex Noerdin di Kabupaten Musi Banyuasin saat dia menjabat sebagai Bupati. Tak hanya itu, Aldy juga menjanjikan bahwa bila mereka terpilih, sepatu, buku dan seragam untuk sekolah juga akan dibagikan kepada seluruh pelajar sekolah negeri secara cuma-cuma. Tapi apa yang terjadi sekarang, janji yang mengalahkan pasangan SOHE itu tidak dilaksanakan sepenuhnya. Aldy hanya menggratiskan biaya sekolah (itu pun belum seluruh sekolah), tanpa memberikan buku, sepatu dan seragam secara cuma-cuma. Seharusnya, sebagai pilihan rakyat yang baik, Aldy harus memenuhi janjinya saat kampanye, jangan janji itu hanya dijadikan omong kosong yang dapat menyulut amarah rakyat, karena rakyat tidak buta dan tuli dan rakyat juga bukan objek penipuan bagi mereka yang ingin berkuasa.

Janji Gubernur

aldySekolah gratis merupakan salah satu program yang di canangkan oleh pasangan calon Gubernur Alex Noerdin dan Eddy Yusuf sebelum Pilkada Provinsi Sumatera Selatan 2008. Dengan program itu, pasangan yang akrab disebut Aldy ini menggalang kampanye diberbagai daerah untuk mengalahkan pasangan Syahrial Oesman dan Helmi Yahya. Dalam kampanyenya, Aldy menjanjikan bahwa seluruh sekolah negeri akan digratiskan mulai dari SD sampai SMA, seperti yang dilakukan Alex Noerdin di Kabupaten Musi Banyuasin saat dia menjabat sebagai Bupati. Tak hanya itu, Aldy juga menjanjikan bahwa bila mereka terpilih, sepatu, buku dan seragam untuk sekolah juga akan dibagikan kepada seluruh pelajar sekolah negeri secara cuma-cuma. Tapi apa yang terjadi sekarang, janji yang mengalahkan pasangan SOHE itu tidak dilaksanakan sepenuhnya. Aldy hanya menggratiskan biaya sekolah (itu pun belum seluruh sekolah), tanpa memberikan buku, sepatu dan seragam secara cuma-cuma. Seharusnya, sebagai pilihan rakyat yang baik, Aldy harus memenuhi janjinya saat kampanye, jangan janji itu hanya dijadikan omong kosong yang dapat menyulut amarah rakyat, karena rakyat tidak buta dan tuli dan rakyat juga bukan objek penipuan bagi mereka yang ingin berkuasa.

Impian Sederhana

Apa arti hidup yang ku jalani selama ini…? Bagai kuda yang ditunggangi, aku tidak tau kemana tujuanku… Aku hanya menjalani seluruh tugas dan tuntutan dari sekolah dan orang-orang disekitarku, tanpa tau apa maksud dari semua itu.

Apakah sugesti ini hal yang wajar…? dan dirasakan oleh semua orang…?

Atau hanya aku saja yang merasakannya…?

Aku sungguh bingung…

24 jam sehari hanya kupakai untuk hal-hal yang menurutku membosankan… Mungkin hanya teman-teman dan internet lah yang membuat hidupku agak sedikit berwarna. Dan tanpa semua itu aku hanya hidup tanpa jiwa yang bisa menuntunku…

Aku ingin menggapai sebuah impian, tapi aku bingung… Belum ada cara yang kutemukan.

Belajar dan terus belajar di sekolah membuatku semakin bingung untuk menemukan cara menggapai impianku ini, sebab tak ada pelajaran yang membahas penuh tentang apa yang kubutuhkan saat ingin menggapai impian ku.

Impianku itu sangat sederhana, aku tidak tau apa namanya tapi aku hanya ingin membuat semua orang peduli akan kelestarian alam sekitar dan negara Indonesia.

Ya Tuhan… mungkin kah impianku ku ini terwujud…?

Berilah jalan dan cara agar aku bisa menggapainya. Aku takut bila impianku ini tidak terwujud, alam dan negara ini akan hancur begitu saja.

Tidak ada lagi hutan-hutan yang menjadi sumber segalanya, tak ada lagi hewan-hewan yang sejatinya menjadi pendamping hidup manisia, tak ada lagi kepedulian atas mereka yang senantiasa ber-KKN, menghabisi hak-hak rakyat kecil dan melakukan hal-hal biadab lainnya.

Seharusnya hal itu bukan hanya menjadi perhatian aparat, kita pun harus bergerak.

Bila saja impian ku itu terwujud 3, 4 atau 5 tahun kedepan, apakah aku terlambat…?

Apakah alam dan negara ini telah hancur…?

Ya Allah… hanya Engkau yang bisa menentukan apa pun juga. Aku hanya berharap agar impianku ini juga menjadi impian semua anak bangsa lainnya, agar alam dan negara ini tidak akan hancur kecuali pada hari yang telah Engkau tentukan. Amin…

Tetap Gaul Tanpa FB!

FB (Facebook) adalah situs pertemanan yang sedang naik daun sat ini.

Taukah anda? bahwa FB tersebut merupakan siasat Yahudi untuk menggalang dana sebesar-besarnya.

Faktanya FB adalah buatan dari Mark Zuckerberg yang merupakan seorang Yahudi mahasiswa Havard. Kalau dipikir-pikir, sangat logis lah bila Si Mark membantu sobat bangsatnya untuk menghancurkan Palestina.

Untuk itulah, sebagai musim, selayaknya kita selalu menghindari hal-hal yang seperti itu. Meskipun FB merupakan Life Style masa kini, kita juga harus memandang FB itu sebagai musuh besar kita agar kita tidak turut serta dalam memerangi warga Gaza.

Selain dari FB, masih banyak lagi produk-produk yang menyumbangkan sebagian “rezeki” mereka untuk memerangi warga Gaza, seperti:

1. Coca                                 8. KFC

2. Danone                            9. BOSS

3. Nestle                              10. Starbucks Coffee

4. Johnson & Jhonson          11. L’Oreal

5. Nokia                               12. IBM

6. Intel                                 13. Time Warner, Dll

7. McDonald’s

Ingat, warga Gaza adalah saudara kita, mereka membutuhkan kehidupan yang layak seperti kta dan janganlah kita memerangi mereka!

Kita masih akan tetap GAUL tanpa Facebook dan produk-produk maksiat lainnya.

Bentuk Nyata Fasisme dan Rasisme

Indonesia memiliki ideologi yang disebut Pancasila. Pancasila tidak diperoleh begitu saja oleh pemikir bangsa Indonesia. Indonesia dulu pernah memakai ideologi-ideologi yang sebenarnya merupakan dasar pembentuk pancasila. Beberapa ideologi itu adalah ideologi komunisme, liberalisme, sosialisme, dll.

Walaupun Indonesia telah berideologi Pancasila yang didasarkan atas 5 sila, Indonesia secara tidak langsung juga menganut ideologi yang disebut ideologi Fasisme dan rasisme.

Rasisme merupakan ideologi yang berpaham untuk tidak menerima orang asing yang diluar dari kelompok atau ras mereka.

Sedangkan fasisme adalah ideolegi yang berpaham seperti Darwinisme yang menyatakan bahwa hidup adalah perjuangan dan siapa yang kuat itulah pemenangnya.

Di Indonesia kedua ideologi ini sebenarnya diterapkan oleh beberapa kolompok, kita sebut kelompok itu adalah Kelompok Underground.

Walaupun secara tidak langsung, kelompok ini sebenarnya menganut kedua ideologi yang sedang kita bahas ini. Ini terwujud saat kelompok ini mengadakan suatu konser yang selalu bernuansa kekerasan dengan gerakan yang brutal seperti Hewan. Selain gerakan, bentuk fasisme dan rasisme dari kelompok ini terlihat pada lirik dan aliran yang begitu keras sehingga memacu seseorang untuk bertindak semaunya tanpa batas.

Walaupun begitu tetap saja sesuatu itu ada positifnya. Sisi positif dari kelompok Underground adalah kekreatifan dan rasa kebersamaaan yang erat diantara anggota kelompoknya. Kehidupan sehari-hari dari kelompok ini pun tidak ada bedanya dengan kehidupan masyarakat biasa. Walaupun terkesan rasisme dan fasisme, kelompok ini juga berusaha untuk tidak menutup diri dan menerima siapa saja untuk menjadi teman walaupun itu bukan dari kelompoknya. Dari sisi itulah kelompok ini mendapatkan anggota yang cukup banyak.